Oleh: Muhammad Abduh Negara
“Dalam menyelamatkan Islam dari serangan-serangan tersebut, Drs. Nurcholis mengambil jalan: pembaharuan fikiran dalam Islam dengan semboyan: Islam, Yes ! Partai Islam, No !, dan dengan menda’wa orang-orang yang berda’wah Islam sebagai orang-orang apologetic…”
“Akan tetapi usaha Dr. Nurcholis cs itu didasarkan kepada faham kuno, faham yang menganggap akal itu mutlak dalam bidang-bidang kehidupan dunia.”
“Yang digambarkan oleh Drs. Nurcholis sebagai dasar dari tulisannya ialah bahwa Islam menganjurkan orang untuk berfikir, dan dengan fikiran orang dapat mengatasi semua problemnya, adalah alam fikiran Barat sampai permulaan abad ke 20.”
“Setelah Perang Dunia I dan apalagi Perang Dunia II, manusia Barat berfikir dua kali: bahwa intelek-sendiri tidak dapat memberi kebahagiaan manusia. Manusia bukan hanya binatang yang berfikir, tetapi juga mempunyai hati dan perasaan, mempunyai hawanafsu. Manusia yang sudah maju dalam teknologi itu sekarang sudah dua kali menghancurkan dirinya sendiri.”
(Sekularisme dalam Persoalan Lagi, Prof. Dr. H.M. Rasyidi)


Leave a Reply