Meniti Jalan Para Ulama - Blog Pribadi Muhammad Abduh Negara

Fikrah

Pendapat Sang Imam dan Hasil Takhrij Para Pengikut

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Saya temukan sebagian ulama mutaakhkhirin mengklaim bahwa semua pendapat yang disebutkan dalam kitab-kitab syarah panjang dan kitab-kitab fatwa tebal ini, adalah pendapat Abu Hanifah dan dua muridnya (Abu Yusuf dan Muhammad bin al-Hasan asy-Syaibani). 

Mereka tidak membedakan antara qaul mukharraj (pendapat ulama Hanafiyyah generasi berikutnya yang dikemukakan dan diklaim mengikuti ushul dan kaidah sang imam), dan qaul imam sebenarnya. Mereka tidak memberlakukan perkataan, “Sesuai takhrij al-Karkhi begini, dan sesuai takhrij ath-Thahawi begitu”, sebagaimana harusnya.

Mereka tidak membedakan antara perkataan, “Abu Hanifah berkata begini”, dan perkataan, “Jawaban atas kasus ini sesuai pendapat dan ushul Abu Hanifah adalah seperti ini”.

Mereka tidak memperhatikan perkataan para muhaqqiqin dari kalangan Hanafiyyah seperti Ibn al-Humam dan Ibn an-Nujaim pada persoalan “العشر في العشر”, dan persoalan pensyaratan jarak 1 mil jauhnya air untuk bolehnya tayammum, dan kasus-kasus semisalnya, bahwa ia merupakan takhrij ashab (para ulama Hanafiyyah), dan bukan madzhab (pendapat Abu Hanifah) sebenarnya.

(Al-Inshaf fi Bayan Asbab al-Ikhtilaf, Waliyyullah ad-Dihlawi)

Leave a Reply