Oleh: Muhammad Abduh Negara
Dalam urusan tsawabit agama dan manhaj beragama dalam kehidupan, kembali ke masa awal Islam (masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabat) adalah pilihan terbaik. Sedangkan dalam urusan wasail, sains dan teknologi, sarana dan prasarana kehidupan, maka mengikuti perkembangan zaman adalah yang terbaik, karena penemuan terkini dalam bidang ini biasanya telah memperbaiki dan melengkapi penemuan sebelumnya.
Jadi, dalam metode memahami dan berinteraksi dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, semakin dekat pemahaman dan interaksi kita dengan keduanya, dengan pemahaman dan interaksi para shahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in, itu semakin baik.
Adapun dalam أمور الدنيا, seperti alat transportasi dan komunikasi, dunia pengobatan, peningkatan kualitas pertanian dan perkebunan, persenjataan, dan semisalnya, bukanlah kebaikan jika kita bersikap jumud dengan keadaan di masa lampau.
Apa iya, saat sudah ada WA, kita masih komunikasi pakai surat yang dibawa naik unta atau pakai merpati?
Apa iya, saat perang sudah pakai tank, pesawat tempur dan rudal jarak jauh, kita masih pakai panah tradisional?
Apa iya saat manusia sudah mengenali anatomi tubuhnya dengan baik, dan memiliki alat bedah yang steril dan terstandarisasi dengan baik, kita masih menolak tindakan operasi dalam pengobatan?
Apa iya, saat sudah ada pesawat dan kereta api cepat, kita masih memilih naik unta, kuda atau sapi, untuk melakukan perjalanan jauh?

Leave a Reply