Meniti Jalan Para Ulama - Blog Pribadi Muhammad Abduh Negara

Fawaid Fathul Bari

Urusan Hati Diserahkan Kepada Allah Ta’ala

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Fawaid Fathul Bari #8
Hadits 1

Imam Al-Bukhari meriwayatkan Hadits niat sebagai Hadits pertama dalam Shahih beliau, melalui jalur Imam Al-Humaidi, tanpa menyebutkan redaksi “فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُوْلِهِ”, sedangkan di tempat lain di Shahih beliau, melalui jalur selain Imam Al-Humaidi, beliau menyebutkan redaksi tersebut. Dugaan bahwa hilangnya redaksi tersebut berasal dari Al-Humaidi, guru beliau, juga tidak tepat, karena riwayat Al-Humaidi di selain Shahih Al-Bukhari menyebutkan redaksi tersebut. Bisa disimpulkan, redaksi tersebut dihilangkan oleh Al-Bukhari sendiri.

Salah satu jawaban, mengapa Al-Bukhari menghilangkan redaksi tersebut adalah, karena di antara tujuan Al-Bukhari memulai Shahih-nya dengan Hadits tersebut adalah untuk menginformasikan tentang niat beliau dalam penulisan Shahih Al-Bukhari.

Redaksi “فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُوْلِهِ” mengesankan bahwa niat beliau sepenuhnya karena Allah ta’ala saja, sedangkan redaksi “فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيْبُهَا، أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ” mengandung kemungkinan tujuan beliau karena Allah atau bukan karena-Nya. Untuk menghindari mentazkiyah diri sendiri (memuji diri sendiri), beliau hapus redaksi pertama, yang mengesankan beliau mengaku bahwa niat beliau sepenuhnya karena Allah ta’ala. Dan beliau mempertahankan redaksi kedua, dengan tujuan menyerahkan urusan hati beliau kepada Allah ta’ala, yang Maha Mengetahui isi hati.

Hal yang beliau lakukan ini, juga menunjukkan madzhab beliau dalam periwayatan Hadits, yaitu bolehnya meriwayatkan Hadits dengan makna, dan bolehnya meringkas Hadits yang diriwayatkan, karena tujuan tertentu.

Wallahu a’lam.

Rujukan: Fath Al-Bari bi Syarh Shahih Al-Bukhari, karya Imam Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani, Penerbit Ar-Risalah Al-‘Alamiyyah, Damaskus, Tahun Terbit 1434 H (2013 M), Juz 1, Hlm. 29-31.

 

Leave a Reply