Meniti Jalan Para Ulama - Blog Pribadi Muhammad Abduh Negara

Fikrah

Apakah Ada Standar Baku?

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Apakah ada standar baku untuk urutan kitab yang dikaji dalam madzhab Syafi’i?

Jawabannya, tidak ada. Alasannya, karena para ulama, saat menulis kitab-kitab mereka, tidak secara langsung menyatakan bahwa kitabnya ini harus dikaji setelah kitab anu dan sebelum kitab itu. Bahkan, mereka juga tidak menyatakan secara lugas bahwa kitabnya tersebut, harus dimasukkan sebagai bagian kurikulum belajar madzhab secara berjenjang.

Karena itu, kita bisa ketahui, di pesantren A dan B, di Yaman, Suriah atau Mesir, dan di berbagai tempat lainnya, yang menyajikan pembelajaran madzhab Syafi’i secara runtut, urutan kitab yang diajarkan bisa berbeda-beda. Kitab yang dianjurkan dihafal pun, bisa berbeda-beda.

Semua tergantung kebijakan lembaga masing-masing, anjuran masyayikh rujukan mereka, pertimbangan sang pengajar berdasarkan pengalamannya, dan seterusnya.

Yang penting, belajarnya secara bertahap, dari tingkat dasar (mubtadi), naik ke pertengahan (mutawassith), lalu tahap akhir (muntahi). Karena itu, dalam konteks belajar, dilarang belajar Al-Majmu’ di awal, bagi orang yang belum kokoh pondasi fiqih madzhabnya, karena kitab tersebut kajian untuk level expert.

Bagi pelajar pemula, yang perlu jadi perhatiannya bukanlah mengetahui urutan kitab, tapi mencari guru yang bisa mengajarkannya fiqih Syafi’i, dan alhamdulillah, di negeri ini, guru-guru tersebut melimpah jumlahnya, apalagi di daerah yang dikenal kuat kultur pengajiannya, seperti Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dll. Kunjungilah guru-guru tersebut, sampaikan bahwa anda ingin belajar fiqih Syafi’i mulai level dasar, dan setelah itu, biarkan sang guru yang memilihkan kitabnya.

Leave a Reply