Meniti Jalan Para Ulama - Blog Pribadi Muhammad Abduh Negara

Fikrah

Bumi Bulat atau Bumi Datar?

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Perlu anda ketahui, kemungkinan besar para ulama di masa lalu, tak pernah membayangkan ada kapal besar yang terbuat dari ‘besi’, yang bisa terbang di udara dan mengangkut ratusan orang, terbang dengan sangat cepat, dan sampai ke tujuan hanya hitungan beberapa jam, yang seandainya pakai kuda tercepat pun tujuan tersebut baru bisa dicapai setelah beberapa bulan.

Seandainya bisa kita sampaikan hal itu ke mereka, dan kita jelaskan bahwa itu bukan mu’jizat, karamah, atau sihir, tapi sesuatu yang umum di tengah manusia, kemungkinan besar mereka akan menolak bahkan bisa jadi mendustakannya. Mengapa? Karena pengetahuan mereka akan sains dan teknologi di masa tersebut, belum menjangkau hal-hal yang kita ketahui saat ini.

Pesawat terbang, teropong bintang, TV, telepon, internet, media sosial, dan lain-lain, yang tak mungkin kita dustakan keberadaannya saat ini, adalah sesuatu yang tak terjangkau oleh orang-orang yang hidup sekian ratus tahun yang lalu.

Jadi, apa hubungannya dengan “bumi bulat” dan “bumi datar”?

Hubungannya adalah, meski dulu sebagian ulama ikut membincangkannya, di masa sekarang kita paham, ini bukan wilayah ahli tafsir, ahli Hadits, atau ahli fiqih, tapi ia wilayah ahli astronomi, ahli fisika, dan semisalnya. Mari serahkan bahasan ini ke ahlinya.

Wallahu a’lam bish shawab.

Leave a Reply