Oleh: Muhammad Abduh Negara
Imam ‘Abdurrahman bin Mahdi rahimahullah berkata, “Ketika kami meriwayatkan tentang halal dan haram serta hukum, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kami sangat ketat dalam sanad dan kami akan memberikan kritik pada para perawinya. Namun ketika kami meriwayatkan tentang fadhilah amal serta pahala dan dosa, kami memberikan keringanan pada sanad dan memberikan toleransi lebih pada para perawinya.
(Al-Madkhal ila ‘Ilm as-Sunan, Imam al-Baihaqi)


Leave a Reply